Senin, 16 Maret 2015

Hakekat Manusia
-      Makhluk Ciptaan Tuhan –
Manusia memiliki hubungan yang erat antar manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan sang pencipta, dan manusia dengan makhluk hidup lainnya yang ada di muka bumi ini.  Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini, manusia diberi akal untuk berfikir, manusia diberi perasaan untuk dapat merasakan keadaan sekitar, sehingga manusia dapat lebih peduli dengan lingkungan disekitarnya, dan manusia pun diberi kehendak oleh tuhan agar dapat memilih mana perilaku baik dan tidak baik.
Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh pergaulan didalam lingkungan, baik dalam lingkungan keluarga, tetangga, maupun sekolah.  didalam lingkungan keluarga, manusia dapat belajar bagaimana cara mengahargai orang tua, menghargai sesama saudara, dan didalam keluarga pun seseorang dapat memiliki rasa aman dan nyaman. Didalam lingkungan tetangga, manusia dapat belajar bagaimana cara bersosialisasi antar sesama tetangga, manusia pun dapat saling gotong royong membantu untuk menciptakan lingkungan yang nyaman antar sesama tetangga. Dilingkungan sekolah, seorang manusia dapat memanfaatkan akal dan fikiran nya untuk dapat belajar banyak demi menanambah wawasan ilmu pengetahuan nya, dan hal ini pun membuat manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang berdasarkan ketuhanan, karena dengan ilmu pengetahuan ketuhanan tersebut manusia dapat membedakan mana Hak dan mana Kewajiban, mana yang bukan Hak dan mana yang bukan Kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan dengan harmonis dan seimbang.
Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang dapa dilihat, dirasakan, diraba, tetapi tubuh manusia tidaklah abadi, ketika manusia meniggal maka tuhbuhnya akan dikubur, dan tubuhnya pun akan hancur dan lenyap. Manusia memiliki jiwa yang tidak dapat dirasakan, dilihan maupun diraba. Jiwa/roh manusia bersifat abadi, ketika jiwa/roh lepas dari tubuhnya, maka jiwaa/roh tersebut akan kembali kepada Tuhan.
Hidup manusia mempunyai tiga taraf yaitu religius, estetis dan etis. Manusia memiliki perasaan religius, yaitu perasaan nyaman karena bertawakal kepada Tuhan, mematuhi ajaran Nya dan menjauhi larangan Nya, perasaan rohani seseorang berbeda-beda berdasarkan ajaran agama dan kepercayaan yang di anut. Manusia memiliki perasaan estetis, yaitu perasaan yang selalu ingin melihat keindahan dalam segala hal, seperti perasaan mengagumi keindahan dari keestetisan sebuah rumah,dll. Manusia juga memiliki perasaan etis, yaitu perasaan yang dirasakan akibat adanya suatu kebaikan.

Kesimpulannya adalah : Pada hakekatnya manusia adalah makhluk yang berakal, berbudi, dan berbudaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar