Hakekat Manusia
- Makhluk Ciptaan Tuhan –
Manusia memiliki
hubungan yang erat antar manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia
dengan sang pencipta, dan manusia dengan makhluk hidup lainnya yang ada di muka
bumi ini. Manusia merupakan makhluk
ciptaan tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini, manusia diberi akal untuk
berfikir, manusia diberi perasaan untuk dapat merasakan keadaan sekitar,
sehingga manusia dapat lebih peduli dengan lingkungan disekitarnya, dan manusia
pun diberi kehendak oleh tuhan agar dapat memilih mana perilaku baik dan tidak
baik.
Terbentuknya pribadi
seseorang dipengaruhi oleh pergaulan didalam lingkungan, baik dalam lingkungan
keluarga, tetangga, maupun sekolah. didalam
lingkungan keluarga, manusia dapat belajar bagaimana cara mengahargai orang
tua, menghargai sesama saudara, dan didalam keluarga pun seseorang dapat
memiliki rasa aman dan nyaman. Didalam lingkungan tetangga, manusia dapat
belajar bagaimana cara bersosialisasi antar sesama tetangga, manusia pun dapat
saling gotong royong membantu untuk menciptakan lingkungan yang nyaman antar
sesama tetangga. Dilingkungan sekolah, seorang manusia dapat memanfaatkan akal
dan fikiran nya untuk dapat belajar banyak demi menanambah wawasan ilmu pengetahuan
nya, dan hal ini pun membuat manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang
berdasarkan ketuhanan, karena dengan ilmu pengetahuan ketuhanan tersebut
manusia dapat membedakan mana Hak dan mana Kewajiban, mana yang bukan Hak dan
mana yang bukan Kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan
dengan harmonis dan seimbang.
Manusia merupakan
makhluk ciptaan tuhan yang dapa dilihat, dirasakan, diraba, tetapi tubuh
manusia tidaklah abadi, ketika manusia meniggal maka tuhbuhnya akan dikubur,
dan tubuhnya pun akan hancur dan lenyap. Manusia memiliki jiwa yang tidak dapat
dirasakan, dilihan maupun diraba. Jiwa/roh manusia bersifat abadi, ketika
jiwa/roh lepas dari tubuhnya, maka jiwaa/roh tersebut akan kembali kepada
Tuhan.
Hidup manusia
mempunyai tiga taraf yaitu religius, estetis dan etis. Manusia memiliki
perasaan religius, yaitu perasaan nyaman karena bertawakal kepada Tuhan,
mematuhi ajaran Nya dan menjauhi larangan Nya, perasaan rohani seseorang
berbeda-beda berdasarkan ajaran agama dan kepercayaan yang di anut. Manusia
memiliki perasaan estetis, yaitu perasaan yang selalu ingin melihat keindahan
dalam segala hal, seperti perasaan mengagumi keindahan dari keestetisan sebuah
rumah,dll. Manusia juga memiliki perasaan etis, yaitu perasaan yang dirasakan
akibat adanya suatu kebaikan.
Kesimpulannya adalah
: Pada hakekatnya manusia adalah makhluk yang berakal, berbudi, dan berbudaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar